Sejumlah Emiten Keramik Berharap Berkah Proyek Pemerintah

JAKARTA. Sejumlah emiten keramik membidik sejumlah program pengembangan infrastruktur pemerintah untuk mengerek volume penjualannya. Pasalnya di sepanjang 2020 pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 419,2 triliun untuk membangun sejumlah proyek di antaranya rumah susun, perumahan, dan bandara. 

Direktur PT Intikermaik Alamasri Industri Tbk (IKAI) Teuku Johas Raffli menjelaskan, dengan adanya program pemerintah untuk mengembangkan sektor perhotelan (akomodasi, penyedia jasa makanan & minuman), perusahaan melihat potensi yang cukup besar untuk terus melakukan pengembangan berkelanjutan. 

“Buktinya, selama sembilan bulan pertama di 2019, IKAI mencatatkan pertumbuhan yang solid. Pendapatan tersebut terutama didorong dari pendapatan unit usaha hotel yang baru diakuisisi perusahaan pada akhir tahun 2018,” jelasnya dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Jumat (24/1). 

Dalam mewujudkan pertumbuhan jangka panjang, Teuku mengungkapkan,  perusahaan memiliki rencana mengakuisisi anak perusahaannya untuk meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 8 juta meter persegi per tahun. Adanya sinergi ini, Teuku yakin perusahaan mampu menghimpun 30% pasar domestik untuk produk granitnya.

Nah, IKAI berencana untuk meningkatkan kegiatan pemasaran produk Essenza untuk memperkuat pangsa pasar. Saat ini kapasitas produksi tahunan mencapai 4,5 juta meter persegi dan didukung oleh program intensif pemerintah yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan perumahan. 

Emiten keramik lainnya adalah PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) yang juga membidik program pemerintah untuk mengerek volume penjualannya di sepanjang 2020. 

Chief Operation Officer (COO) ARNA Edy Suyanto menjelaskan penjualan Arwana Citramulia sepanjang tahun ini akan didorong program Sejuta Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan rusunawa. 

“Selain itu, ada juga proyek renovasi dan rumah baru swadaya, serta percepatan proyek infrastruktur lainnya,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Sabtu (1/2).

Adapun emiten keramik ini membidik volume penjualan di sepanjang 2020 bisa tumbuh 10% year on year (yoy). Edy mengungkapkan perusahaan telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp 165 miliar di sepanjang tahun ini untuk memuluskan rencananya tersebut. 

Adapun belanja modal ini akan digunakan untuk ekspansi pabrik di Mojokerto dan membeli mesin digital printing untuk pabrik yang sudah eksisting

Emiten keramik lainnya adalah PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) yang juga membidik program pemerintah untuk mengerek volume penjualannya di sepanjang 2020. 

Source : https://industri.kontan.co.id/news/sejumlah-emiten-keramik-berharap-berkah-proyek-pemerintah?page=2